Tekanan darah adalah besarnya tekanan yang diberikan pada dinding pembuluh arteri ketika darah melaluinya.
Ada dua pengukuran untuk menilai tekanan darah :
- Tekanan sistolik adalah tekanan darah yang terukur ketika jantung berdetak dan memompa darah ke seluruh tubuh.
- Tekanan diastolik adalah tekanan darah ketika jantung beristirahat di antara dua denyutan.
Jika tekanan darah 120/80mmHg : tekanan darah sistolik anda 120mmHg dan tekanan diastolik anda 80mmHg.
Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah memiliki tekanan darah yang menetap sebesar 140/90mmHg atau lebih.
Jika anda memiliki tekanan darah tinggi, jantung anda harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Hal ini dapat melemahkan kerja jantung , merusak dinding pembuluh arteri anda, yang dapat mengakibatkan penyumbatan atau menyebabkan pecahnya pembuluh arteri (pendarahan) menyebabkan stroke.
Penyebab
Ada dua jenis tekanan darah tinggi :
- Hipertensi esensial (atau primer), di mana tidak ada penyebab yang diketahui, dan
- Hipertensi sekunder, yaitu akibat adanya penyebab yang mendasari.
Hipertensi Esensial (Primer)
Faktor – faktor resiko terjadinya hipertensi meliputi :
- Semakin bertambahnya Usia
- riwayat keluarga memiliki tekanan darah tinggi,
- keturunan Afaro – karibia/ berasal dari Asia Selatan,
- obesitas (kegemukan)
- merokok,
- konsumsi alkohol berlebihan
- konsumsi makanan mengandung banyak garam
- konsumsi makanan tinggi lemak, dan
- stres
Hipertensi Sekunder
sejumlah kecil kasus tekanan darah tinggi ( sekitar 5%) merupakan akibat dari kondisi yang mendasari.
Misalnya kondisi ginjal, seperti infeksi ginjal, atau penyakit ginjal, penyempitan pembuluh darah, pengunaan obat-obatan, seperti pil kontrasepsi oral, atau jenis obat penghilang rasa sakit yang seperti ibuprofen , pengunaan obat narkoba ilegal, seperti kokain, amfetamin, dan lain-lain.
Gejala
Gejala yang dapat muncul bila tekanan darah sangat tinggi termasuk :
- sakit kepala, berlangsung selama beberapa hari,
- mual,
- pusing,
- pandangan kabur, atau benda tampak dobel,
- mimisan,
- detak jantung tidak teratur (palpitasi), atau
- sesak napas
Diagnosis
Tekanan darah diukur dengan mengunakan alat sphygmomanometer (Tensimeter).
Jika anda mendapati tekanan darah anda tinggi pada satu kali pemeriksaan saja tidak selalu berarti bahwa anda memiliki tekanan darah tinggi. Tekanan darah anda dapat naik turun sepanjang hari, dan jika anda merasa cemas atau stress ketika anda periksa ke dokter umum, mungkin bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah. Oleh karena itu, dokter perlu memerikasa beberapa kali selama jangka waktu tertentu, biasanya setiap bulan. Jika tekanan darah anda tetap tinggi secara konsisten, maka anda memiliki tekanan darah tinggi.
Pengobatan
Pengobatan untuk tekanan darah tinggi akan tergantung pada tinggkat tekanan darah dan adanya risiko terkait penyakit kardiovaskuler
Ada tujuh faktor resiko utama terjadinya penyakit kardiovaskuler. Diantaranya adalah umur, tekanan darah tinggi, merokok (atau riwayat merokok), obesitas, kurang olahraga, memiliki kadar kolesterol tinggi, dan ada riwayat keluarga penyakit jantung.
Perubahan gaya hidup
Perubahan dalam gaya hidup untuk menurunkan tekanan darah diantaranya :
- olahraga secara teratur minimal 30 menit sehari, lima kali seminggu,
- makan makanan sehat seimbang dan rendah lemak
- membatasi konsumsi garam kurang dari 6g sehari,
- menurunkan berat badan jika anda kelebihan berat badan atau obesitas,
- membatasi konsumsi kafein, yaitu kurang dari lima cangkir kopi atau teh sehari, dan
- terapi relaksasi, seperti meditasi
Harus ditekankan bahwa meskipun hanya dapat menurunkan tekanan darah relatif hanya sedikit, akan memiliki manfaat kesehatan yang berarti.
Obat-obatan
Ada sejumlah obat yang dapat digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Anda mungkin akan diberi kombinasi obat yang berbeda untuk mengontrol tekanan darah anda.
Bagi banyak orang tekanan darah tinggi, akan dianjurkan untuk mengunakaan obat penurun tekanan darah selama sisa hidup mereka. Namun, jika tekanan darah anda bisa terkontrol dan tetap normal selama beberapa tahun, dimungkinkan untuk menghentikan pengobatan.
Komplikasi
Jika tidak diobati, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan berbagi jenis penyakit kardiovaskuler, seperti stroke , serangan jantung penggumpulan darah atau aneurisma (bengkak atau pecah pembuluh darah ). Tekanan darah tinggi juga dapat merusak pembuluh darah kecil dalam ginjal tidak dapat bekerja dengan baik.
Pencegahan
Cara terbaik untuk mencegah tekanan darah tinggi, dan resiko terkait penyakit jantung, adalah makanan – makanan sehat dan seimbang , menjaga berat badan tetap ideal, berolahraga secara teratur, dan menghindari merokok.
Diet ( Pola Makan) Sehat dan Seimbang
Dianjurkan untuk diet rendah lemak dan tinggi serat , termasuk banyak buah dan sayuran segar ( lima porsi sehari) dan biji – bijian. Anda harus membatasi jumlah garam yang anda makan tidak lebih dari 6g sehari karena terlalu banyak garam akan menigkatkan tekanan darah anda. 6g garam adalah sekitar satu sendok teh.
Anda harus menghindari makanan yang tinggi lemak jenuh karena hal ini akan meningkatkan kadar kolesterol anda, yang merupakan faktor risiko untuk kardiovaskuler.
sumber : www.cks.nhs.uk
Menarik sekali !!
Kadar kolesterol dalam darah juga perlu diperhatikan, karena timbunan plak-plak kolesterol dapat menyumbat pembuluh darah, sehingga menyebabkan tekanan darah tinggi / hipertensi
http://www.jualherbalkolesterol.wordpress.com
Posted by Jual Herbal Kolesterol | April 15, 2011, 3:13 am